Kantung Plastik Sekali Pakai Bisa Jadi [SEDIKIT] Lebih Ramah Lingkungan

Kantung Plastik Sekali Pakai Bisa Jadi [SEDIKIT] Lebih Ramah Lingkungan

Kantung plastik sekali pakai, yang banyak dipergunakan untuk membawa barang belanjaan, belakangan ini menjadi salah satu topik hangat yang banyak diperbincangkan. Sayangnya, bukan dari sisi yang baik, tetapi dari sisi keburukannya.

Banyak pihak, terutama yang berwenang, tidak melihat lagi dari segi kepraktisannya dalam membantu hidup manusia, tetapi dari bahaya yang ditimbulkan olehnya, terutama terhadap lingkungan. Sulit dibantah karena berbagai penelitian dan pengamatan menunjukkan fakta bahwa kantung plastik sekali pakai sangat berpotensi mengancam lingkungan.

Sifatnya yang butuh puluhan bahkan ratusan tahun untuk terurai menghadirkan masalah bagi banyak negara. Belum lagi pencemaran yang terjadi kepada alam karena hasil penguraiannya adalah zat yang berbahaya bagi tanah dan air, serta kesehatan manusia.

Alasan itulah yang mendorong banyak negara, termasuk pemerintah di berbagai kota di Indonesia, mulai melarang pemberian kantung plastik sekali pakai. Beberapa kota di Indonesia yang sudah mengeluarkan peraturan tentang hal ini adalah Bogor, Denpasar, dan beberapa kota lainnya.

Pemerintah Indonesia sendiri sudah menetapkan peraturan bahwa kantung plastik sekali pakai tidak lagi digratiskan dan siapapun yang ingin menggunakannya harus mengeluarkan uang untuk membelinya.

Tujuannya, jelas, untuk mengerem peredaran kantung plastik.

Sebagai anggota masyarakat Indonesia, dan dunia, sudah selayaknya setiap dari kita ikut serta dalam mencoba meredam potensi bahaya yang ditimbulkan kantung plastik sekali pakai ini. Banyak orang mulai menemukan cara pengolahan kantung plastik, seperti yang belakangan ini ditemukan, yaitu merubah plastik menjadi bahan bakar.

Tetapi, sebenarnya bukan dengan cara itu saja. Ada cara yang lebih mudah lagi dan bisa dilakukan agar membuatnya menjadi "SEDIKIT" lebih ramah lingkungan. Kata "sedikit" dalam huruf besar karena tetap tidak bisa menghilangkan sifar aslinya yang susah terurai secara alami. Tetapi, sebuah tindakan sederhana bisa memastikan bahwa kantung plastik yang kita miliki bisa mencegah "saudara-saudara" sang kantung plastik sekali pakai untuk beredar.

Setidaknya dengan mengurangi kantung plastik yang beredar, berarti laju pertambahan benda pengotor lingkungan agak tertahan.

Caranya sederhana saja.

Banyak dari kita yang karena satu dan lain alasan terpaksa memakai kantung plastik sekali pakai. Contohnya saat berbelanja ke supermarket dan kemudian kita membeli kantung plastik untuk membawa barang belanjaan.

Nah, biasanya setelah barang belanjaan disimpan, kantung plastik itu disimpan, dilupakan, dan dibuang begitu saja. Kadang kita tidak peduli karena harganya murah atau diberi secara gratis.

Yang seperti ini jelas berbahaya dan tidak ramah lingkungan.

Tetapi, bila kantung plastik itu disimpan di dalam tas dan ketika berbelanja lagi, kita bisa memakainya kembali, maka hal itu sudah mengurangi kantung plastik yang beredar. Semakin sering dipakai ulang, maka semakin banyak "saudara" kantung plastik yang tidak jadi beredar.

Hal itu tentu akan mengurangi potensi benda perusak alam.

Memang, kalau hanya satu orang saja tidak terasa, tetapi kalau 1 atau 2 juta orang melakukannya, dan setiap orang memakai kantung plastik 10 kali (bukan hanya sekali), maka ada 10 juta atau 20 juta lembar kantung plastik yang tidak jadi beredar.

Bisa bayangkan.

Banyaknya sampah kantung plastik salah satunya adalah konsep sekali pakai yang memberi kepraktisan bagi manusia, tetapi mengotori dunia.

(Baca juga : Konsep Sekali Pakai Menyenangkan Manusia, Membahayakan Lingkungan)

Dengan merubahnya menjadi konsep dipakai berulang kali, hal itu bisa mencegah bertambahnya polutan yang hadir.

Tidak 100% menjadi ramah lingkungan, tetapi bisa membantu mengurangi.

Masalahnya, setelah puluhan tahun dimanjakan oleh kantung plastik yang setelah dipakai bisa dibuang, maukah kita berkorban dan merubah kebiasaan malas tadi. Maukah kita menyimpan 2-3 kantung plastik kemanapun kita pergi agar bisa dipergunakan kembali.

Jawaban Anda akan menentukan dan memperlihatkan sikap apakah Anda mau membuat kantung plastik menjadi "SEDIKIT" lebih ramah lingkungan, sampai ditemukan penggantinya yang lebih baik?

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kantung Plastik Sekali Pakai Bisa Jadi [SEDIKIT] Lebih Ramah Lingkungan"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel